polident

Gigi Tiruan dan Perawatan Polident

  • August 30, 2021

Gigi tiruan atau gigi palsu dipasang untuk bertindak sebagai sebuah prosthesis pengganti gigi yang tanggal. Gigi tiruan biasanya terbuat dari logam, acrylic, ataupun nylon. Gigi tiruan dapat digunakan untuk mengganti satu, beberapa, atau bahkan semua gigi Anda, dan dapat dipasang menempel pada gusi menggunakan perekat gigi adhesive seperti Polident.

Gigi tiruan yang dibuat pas sesuai kondisi Anda memiliki banyak manfaat, termasuk di antaranya adalah meningkatkan kemampuan berbicara, makan, dan bahkan bisa meningkatkan rasa percaya diri. Gigi tiruan juga dapat membantu mencegah wajah Anda kendor dan dapat memberikan perlindungan ekstra untuk gigi asli yang masih tersisa. 

Perawatan gigi tiruan

Mulut kita dipenuhi oleh bakteri, sehingga bukan menjadi hal yang aneh apabila gigi tiruan pun harus dibersihkan dengan rutin dan teratur. Dokter gigi Anda akan menyarankan seputar cara terbaik untuk membersihkan gigi tiruan, tergantung pada jenis gigi tiruan apa yang Anda pakai. Melepaskan gigi tiruan sebagian, misalnya, dapat membuat pembersihan gigi menjadi lebih mudah ketika Anda menyikatnya di malam hari, untuk kemudian dipasang kembali menggunakan perekat gigi adhesive seperti Polident

Anda juga bisa menggunakan larutan pembersih khusus gigi tiruan untuk membantu membersihkannya dengan lebih efektif. Gigi tiruan membutuhkan larutan yang berbeda tergantung pada bahan apa gigi tiruan tersebut dibuat, sehingga tanyalah pada dokter apa yang perlu Anda gunakan. Untuk meningkatkan durasi ketahanan gigi tiruan, berhati-hatilah saat merawat atau menggunakannya bersama perekat gigi adhesive seperti Polident.

Jangan pernah membengkokkannya dan hindari merusak bagian gigi tiruan apapun. Membasahi gigi tiruan semalaman dapat mencegah gigi tiruan tersebut kering, namun pastikan Anda membasuhnya dan membilasnya di dalam air sebelum menempatkannya kembali. Dokter gigi Anda juga akan menyarankan untuk menghindari beberapa jenis makanan tertentu. Hindarilah mengonsumsi minuman yang bersuhu panas karena dapat merusak gigi tiruan. Anda juga perlu menghindari makanan dengan tekstur sangat keras atau makanan yang membutuhkan aktivitas mengunyah berlebih seperti permen atau permen karet. 

Adakah efek sampingnya?

Saat pertama kali Anda mendapatkan gigi tiruan atua gigi palsu, Anda akan merasakan adanya peningkatan produksi air liur. Ini merupakan suatu hal yang normal dan akan berangsur-angsur berkurang saat mulut mulai terbiasa dengan keberadaan gigi tiruan. Beberapa orang akan merasakan adanya rasa mual sementara. 

Anda juga akan merasa kesulitan makan untuk pertama kalinya sambil beradaptasi dengan gigi tiruan yang baru. Oleh karena itu, mulailah dengan makanan lunak yang lembut agar mulai terbiasa menggunakan gigi tiruan. Anda juga akan kesulitan berbicara, yang akan berangsur membaik setelah Anda mulai terbiasa dengan keberadaan gigi tiruan. Cobalah untuk berlatih beberapa kata-kata yang sulit diucapkan untuk mempercepat proses pembiasaan gigi tiruan. 

Gigi tiruan terkadang juga dapat menyebabkan tiruan dan luka di mulut pada saat Anda beradaptasi dengan keberadaannya. Hal ini merupakan suatu kondisi yang normal, dan akan berkurang setelah Anda terbiasa. Cobalah untuk rutin berkumur menggunakan air garam dan jagalah kesehatan dan kebersihan mulut untuk mengatasi iritasi dan luka yang ada di mulut. 

Cukup umum pula dijumpai bagi beberapa orang untuk mengalami tekanan udara tinggi pada gigi tiruan saat batuk dan bersin, yang menyebabkan gigi tiruan terlepas. Untuk mengatasi hal ini, gunakanlah perekat adhesive gigi tiruan seperti Polident dan tutup mulut Anda menggunakan tangan saat bersin, batuk, dan menguap.

Daria

E-mail : admin@festiquotes.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*