susu untuk ibu hamil

Alasan Pentingnya Konsumsi Susu untuk Ibu Hamil

  • August 29, 2021

Susu untuk ibu hamil merupakan salah satu asupan penting yang wajib Anda konsumsi. Banyak nutrisi yang bisa Anda dapatkan dengan minum susu selama masa kehamilan. Susu memasok kalsium, vitamin D, asam lemak omega-3, dan protein, yang bekerja sama untuk untuk ibu hamil akan membuat Anda tetap kuat selama kehamilan dan membuat bayi berpotensi lahir dengan berat yang sehat atau normal. Lebih lengkapnya,  berikut ini beberapa manfaat dari susu untuk ibu hamil yang mungkin bisa Anda dapatkan.

1. Tinggi protein

Protein adalah nutrisi yang penting untuk ibu hamil. Janin yang sedang berkembang sangat membutuhkan protein untuk memaksimalkan pembangunan sel-sel baru yang sehat selama di kandungan. Anda dianjurkan mengonsumsi susu hamil sepanjang kehamilan, terutama di trimester kedua dan ketiga, karena kebutuhan protein paling tinggi pada tahap akhir kehamilan.

Menurut Journal of Health, Population and Nutrition kekurangan asupan protein selama tahap akhir kehamilan dapat berdampak negatif pada pertumbuhan janin dan mengakibatkan rendah berat badan lahir dan meningkatkan risiko kematian neonatal, tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2 di masa dewasa.

2. Menyediakan banyak kalsium

Selain protein, ibu hamil juga memerlukan kalsium. Selama hamil, tubuh akan banyak menggunakan kalsium untuk membantu membangun tulang, gigi, jantung, otot, dan saraf pada bayi Anda. Jika ibu kekurangan atau tidak memiliki cukup kalsium di dalam darah, maka tubuh akan mengambil kalsium dari tulang Anda untuk bayi sesuai dengan yang mereka butuhkan. Kondisi Ini dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis, atau tulang tipis dan rapuh di kemudian hari.

Selama kehamilan, Anda akan mengalami lonjakan kebutuhan kalsium hingga 1.000 milligram per hari. Anda dapat mengonsumsi susu untuk ibu hamil minimal satu cangkir yang menyediakan sekitar 275 miligram, atau lebih dari 25 persen kebutuhan harian Anda. 

3. Menyediakan vitamin D

Vitamin D bekerja bersamaan dengan kalsium untuk memaksimalkan penyerapan mineral dalam jumlah yang cukup. Kedua nutrisi ini bekerja untuk menjaga tulang tetap kuat selama kehamilan. Vitamin D berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu menangkal infeksi dan menjaga Anda dan bayi tetap sehat. Mengonsumsi vitamin D dalam jumlah yang cukup mampu membuat bayi lahir dengan berat badan yang  normal dan sehat. 

4. DHA

DHA atau asam docosahexaenoic, merupakan asam lemak omega-3 yang berperan memaksimalkan perkembangan mata dan otak bayi. Saat hamil, Anda membutuhkan setidaknya 200 miligram DHA setiap hari yang bisa didapatkan di dalam susu untuk ibu hamil.

Menurut University of Minnesota Extension) ibu hamil yang tidak mendapatkan asupan DHA atau memiliki lebih rendah asam lemak omega-6 dapat meningkatkan risiko peradangan. Konsumsi susu untuk ibu hamil sangat penting, karena susu menyediakan kalsium, vitamin D, asam lemak omega-3, dan protein, yang bekerja sama untuk membuat ibu dan bayi tetap kuat selama kehamilan. 

5. Cari susu yang rendah lemak

Anda mungkin ragu untuk mengonsumsi susu hamil, karena tingginya kandungan lemak. Menurut Journal of Nutrition Anda sebaiknya mengonsumsi susu rendah lemak. Pasalnya, susu tinggi lemak dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan gula darah tinggi. Sedangkan susu rendah lemak, risiko ini  sama sekali tidak ditemukan. Susu untuk ibu hamil yang rendah lemak lebih banyak mengandung nutrisi dan aman dikonsumsi setiap hari.

Manfaat Konsumsi Pocari Sweat untuk Ibu Hamil

  • August 13, 2021

Ibu hamil minum minuman isotonik sebagai penambah kebutuhan cairan tubuh. Nah, hal ini lah yang membuat Pocari Sweat untuk ibu hamil dibutuhkan dalam kadar yang tidak berlebihan. Minuman isotonik kira-kira mengandung sekitar 12-16 persen karbohidrat, air, 19 gram gula, 200 mg gula, 200 mg sodium, dan 80 kalori per 250 ml banyaknya untuk menggantikan cairan elektrolit di dalam tubuh.

Nah, ibu hamil juga membutuhkan cairan elektrolit karenanya Pocari Sweat untuk ibu hamil pun sesekali bisa dibutuhkan. Ada beberapa kondisi yang dapat membuat gangguan elektrolit dalam tubuh ibu hamil. Menurut American Pregnancy Association, ketidakseimbangan elektrolit bisa terjadi karena hiperemesis gravidarum. Kondisi yang dialami ibu hamil pada trimester awal ini lebih berat dari morning sickness. Gejala yang terjadi lainnya, seperti mual parah, muntah, dan penurunan berat badan. Kehilangan terlalu banyak cairan di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya gangguan elektrolit. Padahal, elektrolit dibutuhkan selama masa kehamilan.

Untuk keadaan seperti ini, mengonsumsi Pocari Sweat untuk ibu hamil menjadi sangat dibutuhkan. Jika terjadi gangguan elektrolit, maka akan terjadi beberapa gejala dalam tubuh ibu hamil, seperti berikut ini.

bolehkah ibu hamil minum es

1. Sembelit

Sembelit memang kerap terjadi pada ibu hamil. Namun, ketika Moms tetap mengalami sembelit meskipun sudah cukup serat, maka mungkin mengalami kekurangan elektrolit atau ketidakseimbangan cairan di dalam tubuh.

Nah, pada saat ini lah megonsumsi Pocari Sweat untuk ibu hamil dibutuhkan agar kebutuhan elektrolit dalam tubuh menjadi lebih terjaga.

2. Sering Merasa Haus

Jika Moms tetap merasa haus meskipun sudah minum banyak cairan, maka bisa jadi Moms membutuhkan cairan elektrolit.

Ini menjadi tanda ibu hamil minum minuman isotonik. Pocari Sweat untuk ibu hamil atau minuman isotonik lainnya bisa membantu menghilangkan dahaga di saat seperti ini.

3. Sakit Kepala

Hati-hati, sakit kepala saat masa kehamilan bisa mengganggu aktivitas di dalam tubuh. Kekurangan elektrolit juga kerap menyebabkan sakit kepala karena dehidrasi.

4. Tekanan Darah Tinggi

Moms membutuhkan cairan elektrolit dan magnesium untuk membantu mengatur tekanan darah. Karena itu, disarankan agar ibu hamil minum minuman isotonik.

Nah, Kegunaan atau manfaat Pocari Sweat untuk ibu hamil memang sering kali menjadi pertanyaan. Apakah Pocari Sweat untuk ibu hamil memiliki kegunaan? Atau malah membahayakan?

Ibu hamil harus memerhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya, baik dalam bentuk makanan atau minuman. Rasanya, hal tersebut sering didengar, ya, Moms?

Namun, tetap saja akan muncul berbagai pertanyaan seputar kehamilan, yang terkadang bikin Moms bingung sendiri. Daripada hanya sibuk mendengar mitos dari orang lain, lebih baik simak ulasan berikut ini.Minuman isotonik atau biasanya disebut minuman elektrolit atau sports drink, biasanya dikonsumsi oleh seseorang setelah berolahraga. Tujuannya untuk mengembalikan energi yang terkuras saat berolahraga.