Selain untuk Bayi, Apakah Baby Lotion Baik untuk Orang Dewasa?

  • August 26, 2021

Siapa yang tak ingin memiliki kulit seindah dan selembut kulit bayi? Banyak produk perawatan kulit bayi yang mengklaim dapat merawat kulit orang dewasa dengan efisiensi yang sama. Karena formulasi bayi tidak hanya terbatas pada bayi sekarang, bahkan banyak dokter kulit yang merekomendasikannya kepada orang dewasa.

Tetapi, memiliki rangkaian perawatan kulit sederhana yang berisi produk bayi mungkin tidak selalu cukup bagi Anda untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Hal tersebut berpengaruh karena kulit bayi dan kulit orang dewasa jelas memiliki perbedaan, terutama dari segi perawatannya.

Baby lotion mencegah kulit bayi mengalami kekeringan

Jadi, apakah baby lotion benar-benar cocok untuk kulit orang dewasa? Apakah keduanya sama efektifnya dalam menjaga kulit orang dewasa tetap lembut dan halus seperti menjaga kulit bayi? Mari kita bahas lebih dalam untuk mengetahui apakah lotion bayi untuk orang dewasa adalah pilihan yang tepat atau tidak.

Kulit Bayi vs Kulit Orang Dewasa

Sebelum menggali lebih dalam perbedaan yang ada antara baby lotion dan lotion untuk orang dewasa, penting untuk memahami bagaimana kedua jenis kulit bayi dan orang dewasa berbeda satu sama lain.

Ada banyak perbedaan antara kulit bayi dan orang dewasa dalam hal struktur, komposisi, dan fungsi. Orientasi kulit berubah sepanjang siklus hidup manusia dan karenanya, ia berkembang hingga menjadi matang secara bertahap mulai dari masa kanak-kanak hingga dewasa.

Kulit bayi sangat halus, sensitif, dan rentan terhadap segala jenis penyakit, sedangkan kulit orang dewasa tidak. Ketika kulit bayi terus berkembang, ia memegang konsentrasi lipid permukaan yang jauh lebih rendah bersama dengan tingkat hidrasi permukaan yang lebih tinggi, kehilangan air transepidermal (TEWL), pH, deskuamasi, dan proliferasi daripada kulit orang dewasa.

Hal ini akhirnya mengakibatkan gangguan fungsi penghalang epidermis, yang membuat kulit bayi lebih rentan terhadap agresi (mikroba dan bahan kimia), penyakit kulit, dermatitis popok, dermatitis atopik, dan lain-lain.

Saat bayi tumbuh, kulitnya akan menjadi semakin matang dan fungsi penghalang epidermis meningkat secara bertahap ketika mulai memproduksi minyak pelindung alami. Akibatnya, kulit menjadi kurang rentan terhadap semua faktor risiko yang disebutkan sebelumnya. Selanjutnya, proses pergantian sel alami kulit orang dewasa jauh lebih berbeda dari pada bayi. Itu juga terjadi karena kulit orang dewasa sering terkena banyak polutan sepanjang hari.

Apakah baby lotion baik untuk kulit orang dewasa?

Jika bertanya baik atau tidak, jawabannya adalah iya, baby lotion baik untuk kulit orang dewasa. Namun, dari segi efisiensi, jelas produk ini tidak begitu efisien untuk menjaga kulit orang dewasa. Hal ini disebabkan karena lotion yang digunakan untuk kulit orang dewasa harus memiliki kapasitas yang mampu melembabkan setiap sel dewasa kulit secara menyeluruh.

Meskipun baby lotion bekerja secara optimal pada kulit bayi yang sedang berkembang, produk ini mungkin tidak bekerja dengan cara yang sama pada orang dewasa. Faktanya, formulasinya pasti akan mencegah kulit Anda mengering tetapi tidak akan mampu memberikannya hidrasi terbaik.

Manfaat baby lotion untuk kulit orang dewasa

Meskipun baby lotion tidak bisa bekerja secara maksimal di kulit orang dewasa, namun produk ini masih bisa memberikan beberapa manfaat baik untuk orang dewasa. Beberapa manfaat baby lotion yang juga baik untuk kulit orang dewasa seperti yang dilansir dari Beauty Glimpse, yaitu:

  • Memiliki formulasi yang ringan, bebas bahan kimia, dan hypoallergenic sehingga cocok digunakan untuk kulit halus dan sensitif
  • Cocok untuk kulit normal hingga kering yang tidak memiliki pori-pori besar atau mudah pecah
  • Menyerap ke dalam kulit dengan cepat
  • Menghidrasi dan melembabkan kulit dengan baik
  • Membuat kulit terasa lebih lembut, kenyal, halus, dan sehat
  • Membentuk lapisan pelindung di atas kulit untuk melindunginya dari iritasi dan faktor risiko lingkungan
  • Tidak menimbulkan rasa perih saat dioleskan pada luka terbuka atau ketika tidak sengaja masuk ke mata

Meskipun tidak bisa merawat kulit orang dewasa secara maksimal, namun baby lotion tetap aman digunakan jika Anda memilih untuk memasukkannya ke dalam daftar skincare untuk merawat kulit wajah Anda. Tetapi pastikan untuk Anda memperhatikan beberapa faktor seperti  tipe kuli, masalah kulit, dan kebutuhan unik kulit Anda sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

Temukan aneka pilihan baby lotion lengkap di website atau aplikasi SehatQ yang dapat Anda download melalui Google/Play Store dengan praktis dan nikmati berbagai fitur menarik yang tersedia di SehatQ untuk dampingi hidup sehat Anda dan buah hati.

Cookies Pelancar Breast Milk

3 Cookies Pelancar Breast Milk untuk Ibu Menyusui

  • July 28, 2021

Tidak perlu diragukan lagi kalau breast milk atau ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi. Tidak hanya memenuhi kandungan gizi pada bayi, kandungan zat seperti protein, vitamin, karbohidrat, dan lemak sangat baik untuk tumbuh kembang bayi. 

Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang manfaat breast milk untuk bayi, silahkan menyimak  ulasannya di bawah ini. 

Manfaat Breast Milk untuk Bayi

  1. Meningkatkan Sistem Imun Bayi

Salah satu kandungan penting pada breast milk atau ASI adalah zat antibodi dimana zat ini penting agar bayi tidak mudah terserang penyakit, seperti diare, asma, alergi, infeksi telinga, dan meningitis. Selain itu, bayi yang diberi ASI eksklusif hingga 2 tahun juga lebih rendah terkena obesitas dan diabetes tipe 2 di kemudian hari.  

  1. Meningkatkan Perkembangan Otak Bayi

Dilansir dari laman resmi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, ASI eksklusif berperan penting untuk menunjang sekaligus membantu proses perkembangan otak dan fisik bayi sebab saat usia 0-6 bulan bayi belum bisa mengonsumsi makanan apapun selain ASI.

  1. Memperkuat Hubungan Emosional Ibu dan Bayi

Saat menyusui, kulit ibu dan bayi akan saling bersentuhan dan saling bertatapan. Hal inilah yang memperkuat hubungan emosional antara ibu dan bayi.

  1. Memberikan Limpahan Kolesterol Pada Bayi

Bagi orang dewasa, kolesterol dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung koroner. Namun, bagi bayi kolestrol sangat dibutuhkan untuk meningkatkan tumbuh kembangnya dan kandungan kolesterol tinggi dapat ditemukan pada breast milk

  1. Bayi Memiliki Berat Badan Normal

Jika dibandingkan susu formula, rangsangan produksi insulin pada breast milk jauh lebih sedikit sehingga tidak banyak memicu pembentukan lemak pada bayi. Alhasil bayi tidak mengalami obesitas maupun diabetes tipe 2.

Selain itu, kandungan leptin yang tinggi pada ASI menimbulkan rasa kenyang pada 

bayi dan berperan dalam metabolisme lemak.

Pilihan Cookies Pelancar Breast Milk untuk Ibu Menyusui

Mengingat betapa banyaknya manfaat breast milk untuk bayi, tak jarang ibu menyusui mengonsumsi makanan dan suplemen yang dapat meningkatkan serta melancarkan produksi breast milk, seperti daun katuk, bayam, almond, dan kurma. 

Bagi Anda yang menyusui dan mungkin bosan mengonsumsi makanan atau suplemen pelancar breast milk yang itu-itu saja, Anda bisa mencoba cookies pelancar breast milk berikut ini.

  1. MilkyMama Cookies by MamaBear

Terbuat dari campuran flaxseed, oats, dan kacang almod, cookies ini dipercaya dapat meningkatkan produksi dan memperkaya kualitas breast milk Anda. Setiap keping cookies mengandung fiber, selenium, omega 3, omega 6, asam folat, kalsium, dan zat besi. Cookies seharga Rp55.000 ini tersedia dalam 3 varian rasa yakni rasa coklat chip, cookies and cream, dan kurma. 

  1. Almona Almond Cookies

Cookies ini terbuat dari California Almond yang kaya akan antioksidan, gandum pilihan yang kaya serat, dan kacang hijau yang tinggi asam folat. Selain itu, Almond Cookies ini juga mengandung 9 vitamin tambahan, seperti vitamin C, E, D, B6, dan B12. 

Buat yang alergi susu dan telur, Anda tidak perlu khawatir karena cookies ini tidak mengandung susu, telur, pengawet, maupun pewarna sintetis sehingga aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Untuk mendapatkan 100 gram cookies ini, Anda harus mengeluarkan uang Rp24.000.

  1. Mum Mum Lactation Cookies

Cookies pelancar breast milk ini terbuat dari brewers yeast, flaxseed, dan oatmeal. Dalam postingannya di media sosial, Mum Mum Lactation Cookies ini tidak hanya melancarkan breast milk tapi juga menambah kualitas breast milk dengan mengonsumsi minimal 5 keping cookies sehari secara rutin selama 5 hari berturut-turut. Tersedia dalam 2 varian rasa yaitu Cinnamon & Raisin dan Choco Chips & Sea Salt dengan harga Rp65.000/pack. Khusus varian Choco Chips & Sea Salt tidak menggunakan tepung gandum sehingga gluten-friendly.

Cookies ini tidak mengandung bahan pengawet sehingga hanya tahan 2 minggu setelah dibuka. Jika ingin lebih tahan lama, Anda bisa menyimpannya di dalam kulkas. 

Itulah pilihan cookies yang dapat memperlancar dan menambah kualitas breast milk. Anda dapat mengonsumsinya dimanapun, kapanpun, dan pastinya lebih praktis. 

Sumber:

https://mamabear.co.id/product-category/lactation-booster/almond-oat-cookies/
https://shopee.co.id/Barefood-Almona-Almond-Cookies-i.242895875.8321081129
https://www.instagram.com/p/CQIjl1rlR6w/
https://www.instagram.com/p/CKEUarCFa5r/
prenagen mommy

Prenagen Mommy, Cukupi Kebutuhan Nutrisi di Masa Kehamilan

  • July 1, 2021

Selama masa kehamilan memang ibu akan memerlukan banyak sekali nutrisi untuk menunjang tumbuh kembang janin. Itulah kenapa ibu hamil juga perlu minum susu untuk kehamilan agar nutrisinya terpenuhi. Salah satu susu untuk ibu hamil yang pasti sudah tak asing lagi adalah Prenagen mommy

Susu hamil memang diformulasikan khusus untuk ibu hamil. Kandungan nutrisinya pun tidak hanya baik untuk janin tapi juga sang ibu.

Lalu, apa saja kandungan nutrisi penting yang harus ada dalam susu hamil? Simak selengkapnya berikut ini.

Nutrisi Penting yang Ada dalam Susu Ibu Hamil

Berikut beberapa nutrisi penting yang ada pada susu ibu hamil:

1. Protein

Kandungan Protein merupakan bahan dasar yang membentuk jaringan tubuh dan sel janin, sehingga nutrisi ini perlu dipenuhi oleh ibu selama masa kehamilan. 

Protein juga membantu menghasilkan sel darah merah, tidak hanya untuk ibu tapi juga janin. Untuk ibu hamil, direkomendasikan mendapat asupan protein sebanyak 40-70 gram per harinya.

2. Zat besi

Kandungan Zat besi juga termasuk nutrisi yang penting dan diperlukan selama masa kehamilan. Zat besi berguna untuk mencegah terjadinya keguguran, membantu perkembangan organ tubuh janin, meningkatkan produksi sel darah merah janin, serta mengurangi risiko bayi lahir prematur.

3. Asam folat

Kandungan Asam folat berguna untuk menghasilkan sel darah merah dan protein, mencegah janin bibir sumbing, mencegah janin cacat jantung bawaan, cacat tabung saraf, dan juga mengurangi risiko bayi lahir prematur. 

Asam folat ini penting sekali terutama di trimester pertama. Pada saat tersebut sistem saraf dan otak janin terbentuk dan berkembang pesat. Setidaknya ibu hamil membutuhkan 400 mg asam folat per harinya.

4. Kalsium

Kandungan Kalsium dalam susu ibu hamil berguna membentuk otot dan tulang kuat bagi sang ibu. Kalsium tentu saja juga berguna bagi janin untuk perkembangan jantung, menjaga fungsi saraf, menjaga kestabilan detak jantung, mendukung pembekuan darah, pembentukan gigi, tulang, dan perkembangan saraf serta otak. 

Pada wanita yang berusia di atas 19 tahun, membutuhkan 1000 mg kalsium per hari, baik itu selama hamil, sebelum hamil, maupun setelah melahirkan.

5. Omega 3

Omega 3 juga penting dalam susu ibu hamil. Ada beragam manfaat dari omega 3 untuk ibu dan juga janin. Omega 3 bisa menurunkan risiko bayi punya alergi, mencerdaskan otak janin, mencegah janin lahir prematur, mengurangi risiko penyakit jantung pada ibu dan janin, serta menghindari sang ibu dari baby blues.

6. Vitamin A

Ternyata Vitamin A juga diperlukan bagi perkembangan janin, seperti ginjal, mata, jantung, tulang, dan paru-paru. Vitamin A bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu sehingga lebih kuat dan tidak mudah sakit. 

7. Vitamin D

Ternyata Vitamin D juga berguna bagi tulang, tidak hanya tulang ibu tapi juga janin. Vitamin D juga akan membantu fungsi kerja otot janin, melawan infeksi, mengoptimalkan penyerapan kalsium, dan mencegah diabetes serta kanker. 

8. Yodium

Ibu hamil membutuhkan lebih banyak iodium dari pada orang dewasa yang tidak hamil, yaitu sebanyak 220 mg. Ibu hamil yang kekurangan yodium akan berisiko mengalami keterlambatan perkembangan otak janin, sehingga kecerdasan anak di masa depan juga akan terpengaruh.

9. Rendah lemak

Ibu di masa kehamilan membutuhkan asupan lemak tak jenuh untuk membantu pembentukan sel-sel baru, meningkatkan sensitivitas insulin, meningkatkan kolesterol baik, menjaga berat badan, dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke. 

Akan tetapi, asupan lemak ini perlu dikontrol agar berat badan tidak naik berlebih. Maka, perhatikan dengan seksama kandungan lemak dalam susu untuk ibu hamil.

Konsumsi Susu Prenagen Mommy untuk Cukupi Kebutuhan Nutrisi di Masa Kehamilan

Prenagen mommy memang sudah terkenal sebagai susu kehamilan di tengah masyarakat. Tidak hanya familiar dari segi brand, tapi produk susu ibu hamil Prenagen ini juga mengandung nutrisi yang dibutuhkan ibu dan janin selama kehamilan. 

Prenagen mommy diformulasikan khusus dengan kandungan zat besi, asam folat, vitamin D, kalsium, magnesium, omega 3, fosfor, omega 6, dan juga inulin. Sehingga ibu hamil tidak akan mengalami kekurangan zat besi atau anemia dan pembengkakan karena penumpukan garam.

Perpaduan dari kandungan yang ada dalam prenagen mommy ini mampu memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil, menunjang tumbuh kembang janin, memperkuat janin, dan menghindari terjadinya bayi lahir cacat.

Susu prenagen mommy ini mengandung sedikit gula, sedikit natrium, dan lemak, jadi ibu hamil tentu tak perlu khawatir dengan kenaikan berat badan.

Referensi:

https://www.ibudanbalita.com/artikel/9-kandungan-nutrisi-ideal-pada-susu-ibu-hamil-manfaatnya diakses pada 27 Juni 2021

https://toko.sehatq.com/produk/prenagen-mommy-susu-ibu-hamil-rasa-vanila-box-200-g diakses pada 27 Juni 2021

7 Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil saat Sembelit

7 Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil saat Sembelit

  • June 23, 2021

Sembelit atau konstipasi yang dialami oleh ibu hamil bisa diatasi dengan konsumsi buah. Ada berbagai buah yang bagus untuk ibu hamil dalam melancarkan buang air besar. 

Masalah konstipasi pada setiap orang memang berbeda-beda. Tapi secara umum, sembelit merupakan kondisi saat seseorang buang air besar kurang dari 3 kali per minggu. Salah satu gejala yang terlihat sebagai tanda sembelit adalah feses keras, kering, atau menggumpal.

Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil Konsumsi Mengatasi Sembelit

1. Buah pir

Buah pir memiliki manfaat untuk meredakan konstipasi karena kaya akan serat. Dalam buah pir yang berukuran sedang, terdapat sekitar 5,5 gram serat atau setara dengan 22% dari asupan serat harian yang disarankan. 

Selain kaya serat, buah pir juga kaya akan fruktosa dan sorbitol. Fruktosa bermanfaat membawa air ke usus besar dan merangsang pergerakan usus. Sedangkan, kandungan sorbitol berfungsi sebagai pencahar alami dan juga membantu membawa air ke usus besar.

2. Apel

Apel merupakan buah yang kaya akan serat. Bahkan dalam 128 gram buah apel terkandung 4,4 gram serat. Jumlah ini setara dengan 17% dari asupan harian yang disarankan. Jadi, memang buah yang bagus untuk ibu hamil mengatasi sembelit salah satunya adalah apel. 

Serat larut dalam buah apel ini berbentuk pektin atau serat makanan. Pektin bisa cepat difermentasi oleh bakteri dalam usus sehingga akan dibentuk menjadi asam lemak rantai pendek. Senyawa ini akan menyerap air ke usus besar.

3. Buah kiwi

Kiwi juga direkomendasikan untuk mengatasi sembelit pada ibu hamil. Dalam buah kiwi mengandung sekitar 2,5 gram serat dan kaya akan vitamin serta nutrisi, termasuk usus. 

Buah kiwi, menurut penelitian, bisa mendorong pergerakan usus sehingga membuat seseorang mudah buang air besar. Bahkan dalam penelitian sebelumnya, buah kiwi disebut bagus untuk meningkatkan frekuensi buang air besar pada orang yang menderita konstipasi.

4. Jeruk

Buah jeruk bagus untuk mengatasi sembelit pada ibu hamil. Buah jeruk diketahui mengandung vitamin A dan C yang tinggi. Dalam satu jeruk dengan berat 131 gram, terkandung 3,1 gram serat. Ini setara dengan 13% asupan harian serat yang direkomendasikan. 

Buah jeruk mengandung tinggi pektin dan flavonoid dalam bentuk naringenin. Kedua kandungan ini punya efek positif untuk penderita sembelit. 

5. Prune

Prune terkenal karena kaya serat dan tinggi nutrisi. Nutrisi ini disebut bisa melancarkan dan mempercepat buang air besar. Plum kering ini memang sudah lama dikenal bagus untuk orang yang mengalami sembeli, termasuk ibu hamil. 

Prune mengandung sorbitol dan fenolik yang berperan memperbaiki sistem pencernaan. Kandungan ini bisa meningkatkan frekuensi buang air besar dan menambah konsistensi feses saat mengalami sembelit. 

6. Beri-berian

Buah yang bagus untuk ibu hamil untuk melancarkan buang air besar adalah kelompok beri, seperti raspberry, blueberry, blackberry, dan stroberi. Kelompo beri-berian ini kaya akan serat. 

Setengah cangkir raspberry mengandung 4 gram serat yang baik untuk membantu sistem pencernaan. 

7. Buah kering

Buah kering juga bisa untuk mengatasi sembelit. Buah kering yang dimaksud seperti kismis. Satu cangkir kismis mengandung serat sekitar 7 gram yang bagus untuk membantu memperlancar pencernaan ibu hamil. 

Buah kering lain yang bisa jadi pilihan untuk ibu hamil seperti ara, kurma, atau apricot. Buah kering ini bisa dikonsumsi langsung atau ditambahkan pada sereal maupun muffin.

Itulah 7 buah yang bagus untuk ibu hamil mengatasi sembelit. Selain itu, pastikan Anda konsumsi air putih yang cukup dan menerapkan pola hidup yang sehat.

Mengapa Vitamin C untuk Ibu Menyusui Penting?

Mengapa Vitamin C untuk Ibu Menyusui Penting?

  • June 9, 2021

Ibu menyusui membutuhkan nutrisi dua kali lipat lebih banyak daripada ketika hamil. Salah satu yang penting adalah mencukupi kebutuhan vitamin C untuk ibu menyusui.

Vitamin C memiliki peran yang cukup vital karena mempengaruhi sistem kekebalan tubuh baik ibu dan juga bayi. Selain itu, vitamin C juga dapat membantu mencegah beberapa penyakit serius tertentu.

Pentingnya vitamin C untuk ibu menyusui

Vitamin C yang juga dikenal sebagai L-ascorbic acid (asam askorbat) ditemukan secara alami di beberapa makanan. Vitamin C juga merupakan antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas, salah satunya dihasilkan dari sinar ultraviolet matahari dan polusi lingkungan.

Radikal bebas bisa menyebabkan kerusakan pada sel dan DNA yang dapat meningkatkan berbagai macam risiko penyakit serius, salah satunya adalah kanker. Vitamin C juga berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh, guna memerangi berbagai macam virus, bakteri, dan patogen lainnya yang masuk ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu menyusui untuk mencukupi kebutuhan vitamin C hariannya. Sebab, saat menyusui tubuh membutuhkan banyak energi dan juga nutrisi serta vitamin yang membantu menyehatkan tubuh.

Vitamin C dapat terserap ke dalam ASI dan dikonsumsi oleh bayi, yang juga akan mendapatkan manfaat lainnya seperti:

  • menyembuhkan luka
  • mengurangi peradangan
  • menyehatkan kulit 
  • mencegah tanda-tanda penuaan
  • mengatasi dan melindungi tubuh dari infeksi
  • membantu penyerapan zat besi
  • mencegah penyakit kanker dan jantung

Kadar vitamin C yang tepat

Tubuh kita tidak bisa memproduksi vitamin C, sehingga kita hanya bisa mendapatkannya dari makanan atau suplemen. Beberapa makanan sumber vitamin C terbaik berasal dari buah-buahan dan sayuran hijau.

Berapa kadar vitamin C untuk ibu menyusui yang tepat? Kadar kebutuhan vitamin C untuk ibu menyusui rata-rata adalah 120 mg per hari, bagi ibu menyusui yang berusia di atas 18 tahun, asupan hariannya adalah 115 mg.

Untuk bayi berusia hingga 6 bulan, asupan rekomendasi harian untuk vitamin C adalah 40 mg per hari. Jumlah ini akan naik hingga 50 mg sampai bayi berusia 1 tahun, dan kembali turun hingga 15 mg sampai berusia 3 tahun.

Batasan asupan vitamin C per hari adalah 2.000 mg per harinya, dengan asupan makanan sehat tiap harinya biasanya tidak akan melebihi jumlah tersebut. Namun jika Anda juga mengonsumsi suplemen vitamin C sebagai tambahan, ada kemungkinan risiko kadar vitamin C yang berlebih. 

Kelebihan kadar vitamin C bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti diare, muntah, mulas, kram perut, dan sakit kepala. Sedangkan pada bayi bisa menyebabkan scurvy atau skorbut jika terjadi pada saat kehamilan.

Skorbut merupakan penyakit langka yang disebabkan hati yang memproses vitamin C terlalu cepat dan membuangnya dari tubuh, terkadang skorbut juga bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Penyakit ini ditandai dengan gejala pendarahan pada badan, lebam, dan gusi berdarah.

Tips untuk ibu menyusui

Meskipun baik untuk tubuh, mengonsumsi vitamin C untuk ibu menyusui tidak bisa sembarangan. Salah satunya adalah dengan tidak merokok saat menyusui, sebab bisa mengurangi kadar vitamin C di dalam ASI dan juga mengakibatkan stres oksidasi pada bayi. 

Selain itu, perhatikan juga makanan yang dikonsumsi. Jangan pilih makanan yang mungkin terkontaminasi oleh pestisida, insektisida, dan bahan kimia lainnya karena zat-zat ini bisa terserap ke dalam ASI dan dikonsumsi oleh bayi.

Sebaiknya pilih buah dan sayur organik yang bebas bahan kimia. Selain mengonsumsi vitamin C, ibu menyusui sangat disarankan untuk memperbanyak minum cairan misalnya minum segelas air setiap sebelum dan sesudah menyusui untuk mencegah dehidrasi.